Kualifikasi dan Pendidikan Staf
KPS.12 Rumah sakit menerapkan penilaian praktik profesional berkelanjutan (OPPE) staf medis secara seragam untuk menilai mutu dan keselamatan serta pelayanan pasien yang diberikan oleh setiap staf medis.
| Elemen Penilaian | BUKTI | FAKTA | REKOMENDASI |
a | Rumah sakit telah menetapkan dan menerapkan proses penilaian kinerja untuk evaluasi mutu praktik profesional berkelanjutan, etik, dan disiplin (OPPE)
tenaga medis | | | |
b | Penilaian OPPE tenaga medis memuat 3 (tiga) area umum 1) ? 3) dalam maksud dan tujuan. | | | |
c | Penilaian OPPE juga meliputi perannya dalam pencapaian target indikator mutu yang diukur di unit tempatnya bekerja | | | |
d | Data dan informasi hasil pelayanan klinis dari staf medis dikaji secara objektif dan berdasar atas bukti, jika memungkinkan dilakukan benchmarking dengan pihak eksternal rumah sakit. | | | |
e | Data dan informasi hasil pemantauan kinerja staf medis sekurang- kurangnya setiap 12 (dua belas) bulan dilakukan oleh kepala unit, ketua kelompok staf medis, subkomite peningkatan mutu komite medik dan pimpinan pelayanan medis. Hasil, simpulan, dan tindakan didokumentasikan di dalam file kredensial staf medis tersebut | | | |
f | Jika terjadi kejadian insiden keselamatan pasien atau pelanggaran perilaku etik maka dilakukan tindakan terhadap staf medis tersebut secara adil (just culture) berdasarkan hasil analisa terkait kejadian tersebut. | | | |
g | Bila ada temuan yang berdampak pada pemberian kewenangan staf medis, temuan tersebut didokumentasi ke dalam file staf medis dan diinformasikan serta disimpan di unit tempat staf medis memberikan pelayanan | | | |